Nilai UTS Kalkulus 1

2014
04.21

Dear all my students,

Berikut adalah rekapan nilai MK Kalkulus 1 Kelas H, K, dan O :

Kalkulus Kelas H

Kalkulus Kelas K

Kalkulus Kelas O

Silahkan di-check, komplain dilayani sampai hari Rabu/23 April 2014. Komplain/ konfirmasi nilai silahkan menemui saya di ruangan. No text, No call, No email. Thanks.

 

-SRD-

hidup itu penuh dengan pilihan2

2013
01.26

Lain dulu lain sekarang….

Jaman semakin cepat berubah, waktu semakin cepat berjala. Dan perubahan-perubahan itu memberi ampak pada dua sisi, dampak positif dan negatif.Seperti yang selalu banyak orang bilang, “HIdup itu Pilihan”, dan kita sendiri yang akan menentukan arahnya. Sekarang, orang-orang lebih suka dengan yang instan-instan, atau hal-hal yang serba teknologi, karena kenyataannya teknologi memang sangat mempermudah hidup kita.

Dulu semasa aku kecil, belum banyak orang punya komputer, apalagi laptop dan segala gadget-gadget yang sekarang banyak dibeli orang. Dulu, sewaktu aku kecil,permainan yang sering dimainkan oleh anak-anak seusiaku itu sejenis lompat tali, petak umpet, dakon, bola beke. Agak gede sedikit sudah ada game bot, belum ada PS juga kayanya. Ketika beranjak SMP kelas 3 (kalo ga salah inget) baru ada HP, itu juga ga sekeren dan secanggih sekarang, belum smartphone. Harga perdananya saja masih sangat mahal, ga seperti harga perdana sekarang yang nominalnya lebih murah dari harga segelas jus. Masuk ke SMA sudah mulai kenalan sama teknologi, sebatas chatting, dll. Tapi jaman itu juga belum marak laptop, belum seperti sekarang. Sekarang laptop udah bukan kebutuhan sekunder lagi, tapi sudah seperti kebutuhan primer. Lihat saja, hampir semua orang punya laptop, bahkan anak playgrop aja ada yg punya laptop. Seiring berjalannya teknologi, permainan anak-anak pun bergeser, dari yang permainan sekedar lari2an, atau pake alat sederhana, sekarang anak2 lebih suka mainan gadget, seperti Tablet PC dan lain sebagainya.Perubahan itu yang secara tidak langsung juga merubah pola hidup mereka. “anak sekarang” lebih suka berautis-ria di depan laptop, atau bb, atau tablet, akibatnya cara bersosialisasinya pun kurang, terkadang salah dalam menempatkan diri, dlsbg. Sebenarnya ketika kita bermain dengan orang lain, kita belajar bagaimana bersosialisasi, bagaimana menghormati orang lain, menghargai pendapat atau keinginan orang lain, bagaimana bersikap sopan di depan orang, dst.

Ketika jamannya jadi mahasiswa kalo ada tugas perginya ke perpustakaan, buka textbook yang tebelnya aja bisa pingsan kalo dipake buat nimpuk kucing. Dulu awal jaman kuliah belum ada Wi-fi di sekitar kampus, kalo mau ngenet mesti ke SIC (student internet center), dan kalo lagi rame mesti antri, atau pergi ke warnet. Kalo sekarang teknologi sudah semakin maju, tinggal buka laptop, connect Wi-fi, tersambunglah interne dan bisa googling apa aja. Kalo ada tugas bingung, buka aja google. “Tanya aja sama mbah google”. Karena kenyataannya hampir smua ada. mau cari artikel apa aja gampang, artikelnya banyak,  Instan, cepat, bisa di copy paste pula. :p. Ga perlu repot-repot ke perpustakaan , cari katalog, buka-buka buku, dibaca, mesti ditulis dulu di kertas, terus diketik ulang. Selain itu, sambil cari tugas di internet, masih bisa sambil ber-social networking, bisa sambil buka FB, Twiiter, Plurk, dll. Dan mungkin cuma sedikit yg buka artikel-artikel ilmiah :D

Dan inilah yang melanda kebanyakan anak-anak” jaman sekarang. Mereka lebih suka segala sesuatu yang instan,cepat, mudah dan terpenuhi semua keinginannya. Semua karena fasilitas dan majunya teknologi. Pola seperti ini yang nampaknya berpengaruh besar pada pola hidup mereka.. “Kalo bisa instan dan gampang, kenapa mesti repot-repot”.

Dan itu juga mungkin yang berlaku ketika mahasiswa mau ujian. “Ah, bseok kalo nilai ujiannya jelek kan masih ada remidi” (mungkin ini yg terjadi pada beberapa mahasiswa). “remidinya paling soalnya sama (maaf kalo kesimpulan ini salah, silahkan disanggah :) ). Beberapa hari yang lalu, terdengar percakapan beberapa mahasiswa yang ga sengaja saya dengar :

A : kamu mau ikut remidi ya. Kalo mau remidi itu belajar lagi, nanti ga belajar.

B : paling-paling soalnya sama kaya ujian kemarin

Dan kemudian saya berlalu tanpa tau percakapan berikutnya, dalam hatipun saya menjawab : (kalo gitu paling-paling nilainya sama).

“Kesempatan kedua pastinya akan lebih sulit daripada kesempatan pertama” itu yang selalu saya ingat selama ini. Karena kepercayaan itu bukan hal yang murah, kepercayaan itu sangat mahal, saking mahalnya sampai tidak terbeli. So, mari manfaatkan setiap kesempatan yang ada, karna kita tidak pernah tau apakah akan ada kesempatan kedua atau tidak. Jangan pernah menggampangkan segala sesuatunya, tapi juga jangan buat itu rumit. Just take it easy. Karna “hidup itu penuh dengan pilihan” dan kita sendiri yang akan memutuskan dan bertanggungjawab atas pilihan-pilihan itu. :)

Semnas PERTETA 2012

2012
10.16

Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia (PERTETA) bekerjasama dengan Jurusan Keteknikan Pertanian dan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya menyelenggarakan Seminar Nasional PERTETA dengan tema “Peran Keteknikan Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi yang Berwawasan Lingkungan”, yang akan diselenggarakan 30 November-2 Desember 2012 di Universitas Brawijaya, Malang.

Informasi lebih lanjut  Semnas Perteta

 

Sumber energi baru : Thorium

2012
06.28

Persatuan Insinyur Indonesia masih mengkaji potensi thorium atau nuklir jinak di sejumlah daerah sebagai energi alternatif untuk masa depan.

“Ketersediaan thorium sebagai sumber energi lebih lama dibandingkan dengan energi yang lain. Selain itu, pemanfaatannya bisa mencapai ratusan juta tahun,” kata Wakil Ketua Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia, Bambang Purwohadi, di Jakarta, Kamis (21/6/2012).

Bambang menuturkan, bila rencana tersebut telah terealisasi, diharapkan bisa mendukung kebutuhan energi dalam negeri yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Energi masih menjadi permasalahan utama nasional saat ini, sehingga potensi energi alternatif sangat diperlukan,” ujarnya.

Thorium bisa menjadi energi alternatif karena ramah lingkungan sehingga masyarakat diharapkan tidak khawatir dengan penggunaan energi ini.

“Tenaga nuklir memang dikhawatirkan warga karena tingginya radiasi yang ditimbulkan. Meski thorium merupakan nuklir, tapi ramah lingkungan,” papar Bambang.

Sejauh ini, lokasi potensi energi alternatif di dalam negeri masih dirahasiakan karena masih dalam tahap penelitian.

Sementara itu,  Sekretaris Jenderal Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM PII), Handoko mengatakan, thorium sebagai energi baru bisa diaplikasikan untuk sektor otomotif.

“Diharapkan thorium bisa digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak (BBM) yang ketersediaannya dinilai semakin menyusut,” katanya.

Sumber : Kompas, Thorium.Digadang-gadang.Jadi.Energi.Alternatif

New material – NOTT-202 – penyerap Karbon dioksida

2012
06.28

LONDON, KOMPAS.com – Ilmuwan asal Inggris menciptakan material baru yang mampu menyerap karbon dioksida (CO2). Temuan ini dipublikasikan di jurnal Nature Materials pada 3 Juni 2012 lalu.

Material baru ini dinamai NOTT-202. Diharapkan, material baru ini bisa menyelesaikan masalah konsentrasi CO2 yang tinggi di atmosfer hingga menyerap CO2 yang dihasilkan pabrik.

NOTT-202 bisa digolongkan sebagai metal organic framework. Jenis material tersebut terdiri dari atom unsur logam di bagian inti dan rantai karbon panjang di luarnya.

Ilmuwan selama ini mempercayai bahwa metal organic framework memang bisa menyerap gas. Dalam material ini, terdapat pori-pori yang bisa menjebak gas di dalamnya.

Masalah yang ada selama ini, metal organic framework yang selektif menyerap CO2 memiliki kapabilitas rendah. Dalam riset terbaru ini, ilmuwan Inggris menyelesaikan masalah itu.

Tim ilmuwan yang melakukan penelitian dipimpin oleh Sihai Yang dari School of Chemistry, University of Nottingham, Inggris.

NOTT-202 dibuat berdasarkan dua framework yang digabungkan secara tidak sempurna sehingga menyisakan celah berskala nano. Celah itulah memiliki kemampuan bagus menyerap CO2.

Seperti dikutip BBC, Selasa (12/6/2012), ilmuwan mengatakan bahwa jenis material yang dibuat dengan dua gabungan framework ini adalah jenis baru.

Ke depan, kata ilmuwan, bisa dikembangkan penggabungan lain yang sesuai untuk menyerap gas-gas tertentu lainnya.

Sumber : Kompas, Material.Baru.Penyerap.Karbon.Dioksida

Ref : J. nature material

penemuan antitumor : Rumput Laut

2012
06.28

Spesies ganggang coklat yang hidup di Indonesia memiliki potensi untuk mengobati kanker.

Demikian hasil bioprospeksi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi (BBRP2B) Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) baru-baru ini.

Jenis ganggang coklat yang berpotensi mengobat kanker tersebut adalah Turbinaria decurrens. Lewat pengujian, peneliti dari kedua lembaga tersebut mengetahui bahwa Turbinaria decurrens mampu membunuh sel tumor mulut rahim.

Laporan bahwa golongan ganggang atau rumput laut bisa mengobati ini sel kanker bukan pertama kalinya. Sebelumnya, ganggang merah jenis Rhodymenia palmata dan ganggang hijau jenis Ulva fasciata juga dilaporkan bisa membunuh sel tumor payudara.

“Rumput laut kaya akan senyawa flavonoids yang banyak dilaporkan mempunyai efek sebagai antitumor,” kata Nurrahmi Dewi Fajarningsih, salah satu peneliti yang terlibat riset ini.

Adanya fakta ini menunjukkan bahwa ganggang kaya manfaat. Pemanfaatannya kini harus diperluas, tak sebatas sebagai sumber karigin saja. Indonesia bisa mengelola ganggang sebagai sumber daya alam hayati bahan baku obat-obatan.

“Kalau kita berhasil menciptakan industri obat-obatan berbasis rumput laut, hasilnya bisa 5-6 kali lebih besar daripada nilai hasil budidaya ikan di Indonesia setahun,” Kepala Badan Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rizald M. Rompas.

Sumber : kompas, Rumput.Laut.Indonesia.Ampuh.Membunuh.Tumor

 

Unsur baru dalam TPU : Livermorium dan Flevorium

2012
06.28

NEW YORK, KOMPAS.com – Setelah hampir setahun bergabung dalam sistem periodik tabel sebagai angka saja, dua unsur buatan manusia resmi dinamai. Unsur pertama, yang sebelumnya disebut unsur 114, kini memiliki nama Flevorium. Nama diambil dari nama Flerov Laboratory of Nuclear Reactions di Dubna, Rusia, tempat dimana unsur ini dibuat. Sementara, unsur kedua adalah Livermorium, sebelumnya adalah unsur 116. Nama diambil dari Lawrence Livermore National Laboratory di California, asal tim ilmuwan yang menciptakan. Simbol unsur Flevorium adalah Fl sementara Livermorium adalah Lv. Unsur ini takkan bisa dijumpai di sekitar sebab hanya bisa dibuat dan hanya bisa bertahan selama beberapa detik. Dua nama unsur kimia tersebut dibuat tahun lalu oleh ilmuwan dengan menabrakkan atom. Nama telah disetujui oleh International Union of Pure and Applied Chemistry pada Rabu (29/5/2012).

Ref :Kompas, Livermorium.dan.Flevorium.Masuk.Tabel.Periodik.Unsur

Quote of March 19

2012
03.19

It’s site for learning everything

learning by doing

learning by reading

learning by writing

learning by teaching

Let’s learn together ^_^

greeting

2012
03.14

Welcome to my blog..

I’m just an ordinary person with extraordinary dreams who try to do everything in my ways

Regards,

Shinta ^_^